[embed]https://www.flickr.com/photos/wellunwell/4748191419/in/photolist-8ezHTi-85aZGW-7YwzW7-7YwzWf-t9ktAb-84BkKN-AqdN4U-84BLUL-8ezHTv-4tX3BK-5BDSfT-8DuBgZ-yZL2Lx-ouqSXq-5RYxaA-ouqSss-9hR3h5-oeY2PK-7i8Bdz-837xW5-84ybvk-8ezHTn-82Me95-84vah4-f6eqU-2Ai2Ho-owqVPS-oydtAx-8uTtoX-oeYMBT-oydsQz-owbC1x-dGdrJo-6pHf4U-iqrZLh-osv6Vn-ovJe3V-md46wN-dWS93b-7JDEPo-jAHu7h-9gqiix-7mXkQD-de6Yuc-dATAyS-74x5Sf-37Ec49-7DLPJq-fP3eAr-8s6rNG[/embed]
Dari tahun ke tahun, penyakit gangguan lemak, atau lipid disorder, tidak pernah berhenti untuk dibahas. Selalu menjadi topik kesehatan popular karena jumlah penderitanya yang cenderung banyak dan tren nya meningkat di beberapa negara. Di Indonesia, prevalensinya meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2008 tercatat prevalensinya sebesar 35,1%. Kemudian pada tahun 2013 meningkat menjadi 35,9%. Lipid disorder merupakan gangguan pada jumlah lipid darah, utamanya terjadi ketika kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau trigliserida (TG) meningkat, atau disebut juga hiperlipidemia. Di samping itu pada beberapa kasus juga dapat terjadi hipolipidemia, dimana kadar LDL<50 mg/dL atau kadar kolesterol total <120 mg/dL.Kolesterol Terdapat dua bentuk kolesterol dalam tubuh, LDL atau Low-density lipoprotein, yang disebut juga kolesterol jahat dan HDL atau high-density lipoprotein yang disebut juga kolesterol baik. LDL, disebut juga kolesterol jahat disintesis oleh tubuh dan dapat diperoleh dari luar melalui makanan, seperti daging merah, keju, dan makanan kaya kolesterol lainnya. LDL bersama dengan lemak-lemak dan substansi yang lain dapat menciptakan suatu blockage terhadap arteri sehingga menyebabkan menurunnya aliran darah ke jantung dan terjadi masalah kesehatan yang sangat serius. Sebaliknya, HDL atau kolesterol baik dapat melindungi jantung karena HDL mampu mengeluarkan kolesterol yang berbahaya dari dalam tubuh Trigliserida Trigliserida (TG) merupakan salah satu tipe lemak yang didapat dari makanan. Di samping itu, tubuh manusia juga dapat memproduksi TG sebagai bentuk penyimpanan lemak. Penyebab tingginya kolesterol dan Trigliserida dalam darah (Hiperlipidemia)-
Terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh (saturated fat), banyak terkandung pada produk makanan yang berasal dari hewan, contohnya : susu, keju, daging dan mentega. Lainnya, seperti minyak kelapa juga mengandung lemak jenuh.
-
Terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak trans (trans-fatty acid). Lemak trans merupakan lemak yang telah mengalami proses hidrogenasi. Jenis lemak ini dapat ditemukan pada selai kacang, margarine, dan keripik kentang.
-
Beberapa penyakit seperti diabetes, hypotiroid, penyakit ginjal, dan sindrom metabolic dapat menyebabkan tingginya kadar kolesterol dan trigliserida.
-
Kurang berolahraga (exercise) dapat menyebabkan meningkatnya kadar LDL.
-
Merokok




- Aterosklerosis : Radang pada pembuluh darah karena penumpukan kolesterol di dalam dinding pembuluh darah arteri, mengakibatkan penebalan arteriol dan pengerasan pada pembuluh darah yang dapat menghambat aliran darah ke berbagai organ.
- Klaudikasio intermitten : Nyeri pada otot ekstremitas bawah yang muncul saat berjalan disebabkan oleh penyumbatan kolestrol di pembuluh darah kaki sehingga otot kekurangan oksigen.
- Penyakit jantung koroner (PJK) : Terjadi ketika pasokan darah ke otot-otot dan jaringan jantung tersumbat oleh penumpukan bahan lemak dalam dinding arteri koroner. Jika aliran darah ke jantung terblokir sepenuhnya maka akan terjadi serangan jantung.
- Penyakit stroke : Penyakit serebro vaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya penyumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah.
-
Gandum (whole grains)
-
Buah-buahan dan sayuran.
-
Produk susu yang Low fat
Comments